kucing siam mix persia
wikipedia

Tentang Kucing Siam Mix Persia, dan Segala Yang Perlu Kamu Ketahui

Jika kamu seorang pencinta kucing, pasti kamu tidak asing dengan kucing siam atau persia. Namun, bagaimana jika kedua jenis kucing ini digabungkan menjadi satu? Kucing siam mix persia bisa menjadi hewan peliharaan yang unik dan menarik.

Dalam artikel ini, kami akan membahas segala yang perlu kamu ketahui tentang kucing siam mix persia, dari sifat dan kepribadiannya hingga perawatan dan nutrisi yang tepat untuk mereka.

Temukan informasi menarik tentang keunikan kucing siam mix persia, serta tips dan trik untuk merawat kucing peliharaanmu agar tetap sehat dan bahagia. Dapatkan juga panduan lengkap tentang bagaimana cara memilih kucing siam mix persia yang tepat untukmu.

Jadi, tunggu apa lagi? Simak artikel lengkapnya sekarang juga dan temukan semua hal menarik tentang kucing siam mix persia!

Beragam jenis kucing yang dapat menjadi peliharaan, salah satunya kucing himalaya atau yang lebih dikenal sebagai sebagai Kucing Persia Himalaya atau dengan sebutan Himmies. Kucing Himalaya merupakan kucing ras hasil dari perkawinan kucing persia dan siam. Persilangan tersebut dilakukan untuk menciptakan kucing dengan tubuh yang sama seperti Kucing Persia, namun dengan pola warna seperti Kucing Siam. Hasilnya adalah kucing himalaya yang cantik dengan bulu panjang dan halus seperti persia dan warna yang khas serta mata biru cerah seperti kucing siam. Kucing Himalaya mudah dikenali dari mata birunya dan pola warna poin.

Meskipun memiliki ukuran besar, kucing Himalaya dikenal sebagai raksasa yang lembut dan sangat memerlukan perhatian dan kasih sayang dari pemiliknya. Mereka memiliki kepribadian yang manis, hangat, dan menyenangkan.

kucing himalaya persilangan siam dan persia
Vladimir Menkov/Wikimedia Commons

Sejarah Kucing Himalaya

Kucing Himalaya sudah ada ratusan tahun yang lalu, dimulai pada era 1920-an, ketika peternak dari seluruh dunia berusaha menghasilkan kucing dengan perpaduan kucing Persia dan Siam. Pada tahun 1935, dua peneliti medis dari Harvard University berhasil mengawinkan silang jantan Persia berkulit hitam dengan betina Siam untuk mempelajari karakteristik genetik yang diwariskan. Usaha ini menghasilkan kucing Himalaya pertama yang diberi nama Debutante.

Pada tahun 1950 an barulah Kucing Himalaya diperkenalkan ke Eropa dengan nama Kucing Persia Warna Poin. Pada tahun 1957, perkawinan silang ini secara resmi diakui oleh Cat Fanciers’ Association (CFA) dan American Cat Fanciers’ Association. Kucing ini  diakui sebagai ras kucing yang berbeda dari Kucing Persia dan diberi nama Kucing Himalaya. Beberapa tahun kemudian, Asosiasi Peternak Kucing menggabungkan ras Himalaya dan Persia, karena tipe tubuh yang serupa. Namun, banyak organisasi masih tidak menganggap Himalaya dan Persia sebagai ras yang terpisah. Mereka memasukkan Kucing Himalaya sebagai variasi warna dari Kucing Persia karena pola dan karakteristiknya yang sama.

BACA JUGA: Tips Membedakan Bayi Kucing Persia dan Kucing Kampung

Karakteristik

Ciri fisik kucing siam mix persia atau Himalaya ini adalah bertubuh gemuk, besar, dan bulat dengan kaki yang pendek seperti Kucing Persia, sehingga sulit untuk melompat. Namun, beberapa ras Kucing Himalaya memiliki tubuh seperti Kucing Siam, yaitu langsing, ramping, dan anggun.

Jinak dan Santai

Kucing  Himalaya memiliki sifat yang mirip dengan kucing Persia, yaitu jinak dan santai. Mereka tidak suka berlari-lari atau melompat ke sana ke mari. Kucing ini lebih suka duduk dan beristirahat di tempat yang tenang. Sifat ini membuat kucing siam mix persia ini lebih cocok untuk dijadikan peliharaan di apartemen atau rumah yang tidak terlalu besar.

Lebih Nyaman di Lingkungan yang tenang

Kucing Persia Himalaya lebih nyaman berada di lingkungan yang tenang dan tidak banyak perubahan. Mereka cenderung tidak suka jika lingkungan sekitarnya terlalu ramai atau terlalu bising. Karenanya, pemilik kucing Persia Himalaya disarankan untuk memberikan lingkungan yang tenang dan stabil agar kucing tetap merasa nyaman dan bahagia.

Tidak suka diganggu kucing lain

Sifat kucing Himalaya yang tenang membuatnya tidak suka diganggu oleh kucing lain. Mereka tidak akan menyerang kucing lain, tetapi akan menghindar jika ada kucing lain yang mencoba mendekatinya. Jadi, jika Anda memiliki kucing lain di rumah, pastikan untuk memperkenalkan mereka secara perlahan dan hati-hati.

Kucing Himalaya dibagi menjadi dua jenis berdasarkan bentuk wajahnya, yaitu Kucing Himalaya Wajah Boneka dan Kucing Himalaya Wajah Datar. Kucing Himalaya Wajah Boneka memiliki wajah yang sedikit pesek jika dilihat dari samping, sementara Kucing Himalaya Wajah Datar memiliki wajah yang sangat pesek jika dilihat dari samping sehingga terlihat datar.

Kucing Himalaya memiliki bulu warna poin yang panjang pada telinga, wajah, kaki, dan ekornya. Pola bulunya bisa berupa tabi, links, atau torti dengan warna anjing laut, biru, ungu, merah, krem, atau cokelat.

Kepribadian Kucing Siam mix Persia

Seperti Kucing Siam, Kucing Himalaya aktif, senang bermain, dan tidak senang bermalas-malasan. Mereka cerdas, tenang, lembut, komunikatif, dan manis seperti Kucing Persia. Kucing Himalaya senang dibelai dan merupakan kucing yang setia serta bersahabat. Mereka sangat memuja perhatian dan kasih sayang dari pemiliknya

Meski ukuran badan kucing hasil kawin silang kucing siam dengan persia ini relatif besar, namun dia termasuk kucing yang lembut.  Kucing himalaya memiliki kepribadian yang manis dan hangat serta sangat menyenangkan.

Perawatan Kucing Himalaya

Bulu yang panjang serta halus, membuat Himalaya harus diperhatikan dengan ekstra. Setiap hari, bulunya harus disisir menggunakan sisir bergigi rapat untuk menghindari kekusutan pada bulunya. Agar bulu tetap bersih dan sehat, disarankan untuk membawa kucing Himalaya ke salon pemeliharaan hewan. Selain itu, kuku dan telinga juga harus diperiksa dan dibersihkan secara berkala untuk menjaga kesehatan kucing.

Anda harus memotong kukunya jika sudah panjang agar cakarannya tidak membekas di furnitur rumah. Namun, memotong kuku kucing Himalaya tidak hanya tentang menjaga furnitur rumah tetap aman, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan agar kucing Himalaya Anda tetap sehat dan bahagia.

Seperti halnya kucing lainnya, kucing Himalaya perlu perawatan kuku secara teratur. Kuku kucing yang tumbuh terlalu panjang tidak hanya dapat merusak furnitur rumah, tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kucing. Jika kukunya terlalu panjang, itu dapat tumbuh ke dalam jari kaki dan menyebabkan rasa sakit dan infeksi.

Pastikan Anda memotong kuku kucing Anda secara teratur, idealnya setiap 4-6 minggu sekali. Anda dapat membeli gunting kuku kucing yang spesifik di toko hewan peliharaan atau minta bantuan dokter hewan untuk memotongnya. Jangan lupa untuk memberikan kucing Anda penghargaan setelah memotong kukunya sebagai bentuk penguatan positif.

Selain perawatan kuku, periksa juga telinga kucing Himalaya Anda secara teratur. Kucing Himalaya memiliki telinga yang runcing, yang membuat mereka lebih rentan terhadap masalah telinga tertentu, seperti kotoran telinga, infeksi, dan telinga yang terluka.

Pastikan untuk membersihkan telinga kucing Himalaya Anda secara teratur, minimal satu atau dua kali seminggu. Gunakan pembersih telinga hewan peliharaan yang tersedia di toko hewan peliharaan dan bola kapas. Bersihkan telinga kucing Anda secara lembut dan perlahan untuk mencegah cedera pada telinga. Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi, seperti bau tidak sedap, cairan keluar dari telinga, atau perubahan perilaku kucing, segera temui dokter hewan.

Kesehatan Kucing Siam mix Persia

Kucing Himalaya relatif sehat dan jarang terserang penyakit, namun memiliki penyakit turunan dari Kucing Persia, yaitu PKD (Penyakit Ginjal Polikistik; kista pada ginjal). Karena hasil persilangan antara Kucing Persia dan Kucing Siam, Kucing Himalaya juga berisiko membawa penyakit turunan lainnya seperti kesulitan bernapas, maloklusi gigi, air mata berlebih, entropion dan atrofi retina progresif pada mata kucing, gangguan pada sistem sarafnya, sensitif pada panas, gatal dan kemerahan pada kulit, rambut yang rontok. Nutrisi dan diet kucing Himalaya harus disesuaikan dengan usia, berat badan, dan tingkat aktivitasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *